Ada hal menarik ketika kita membicarakan perkembangan marketing. Semakin maju teknologi yang kita gunakan, semakin besar pula tantangan bagi sebuah bisnis untuk tetap memahami manusia. Kita bisa menjangkau ribuan orang melalui media sosial, menggunakan artificial intelligence (AI) untuk membaca perilaku konsumen, hingga menciptakan pengalaman digital yang semakin realistis. Namun, pada akhirnya, pertanyaan mendasarnya tetap sama: apakah semua itu benar-benar membuat kita lebih dekat dengan pelanggan? Pertanyaan seperti inilah yang membuat saya tertarik mempelajari Marketing 6.0 karya Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan. Buku ini melanjutkan pembahasan tentang transformasi pemasaran di era teknologi, khususnya bagaimana bisnis dapat memanfaatkan perkembangan dunia digital untuk menciptakan pengalaman yang lebih imersif bagi konsumen. Dari Marketing 1.0 hingga Marketing 6.0 Kalau kita melihat perjalanan marketing, setiap era memiliki tantangannya sendiri. Marketing 1.0 ...
Sebagai tempat menyalurkan apa yang dibaca, dilihat, dan dialami. Kemudian diproses menjadi sebuah tulisan agar ilmunya tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga orang lain.