Langsung ke konten utama

Menjaga kesehatan diri dan keluarga saat musim hujan

Hallo Bels


Dibulan-bulan menjelang akhir tahun cuaca biasanya terasa lebih dingin dan sering turun hujan. Pergantian dari musim kemarau ke musim hujan kerapkali membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Jika tidak segera mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius maka kemungkinan tubuh terkena penyakit akan lebih besar. Penyakit yang menjangkit dimusim hujan bukan hanya rentan menyerang orang dewasa, akan tetapi anak-anak juga justru lebih berisiko. Flu, batuk, sesak nafas, pilek, masuk angin, penyakit kulit hingga demam berdarah, menjadi daftar penyakit yang banyak dijumpai saat musim hujan. Lantas bagaimana cara agar kondisi tubuh diri dan keluarga tetap fit? Berikut ini hal-hal yang harus kamu perhatikan selama musim hujan.
Keluarga sehat via frisian flag
Bersihkan lingkungan
Rajin bersihkan lingkungan dan jaga kesehatan via okezone
Hujan terus menerus mengguyur saat musim penghujan membaur ke lingkungan menjadi lebih kotor daripada saat musim kemarau. Untuk itu, bersihkan lingkungan pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang untuk kuman dan bakteri berkembang biak. Misalkan dengan mengubur atau membakar sampah, menutup lubang yang berpotensi membuat air hujan tergenang, menutup penampungan air, memotong ranting dan rumput yang terlalu rindang.

Kenakan pakaian yang tebal dan hangat
 
Pakaian tebal saat musim hujan via elshinta.com

Pakaian juga akan mempengaruhi kesehatan diri kita dimusim hujan. Ada baiknya beralihlah pada pakaian yang lebih tertutup, tebal serta terasa hangat untuk tubuh. Pakaian dengan model seperti ini tentunya akan menjaga diri kita dari udara dingin.

Jaga asupan makanan
Soup hangat via merdeka.com
Ada baiknya perbanyak konsumsi makanan hangat dan berkuah agar tubuh tetap merasa hangat meski udara begitu dingin. Misalnya konsumsi sup kuah, sayuran dengan kuah hangat, soto ayam dan makanan berkuah sehat lainnya.

Perhatikan pola tidur
Pola tidur yang baik via detik health
Udara dingin saat musim penghujan mengundang rasa kantuk yang terus menerus. Namun jangan pernah menghiraukan rasa kantuk ini. Ambillah waktu istirahat dan tidurlah secukupnya, namun jangan pula tidur dengan waktu atau porsi yang berlebih. Tidur yang cukup bisa memulihkan kembali stamina dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh.

Konsumsi vitamin
Konsumsi vitamin C via Klikdokter
Konsumsi vitamin terutama vitamin C amat dianjurkan. Kandungan vitamin C ini bisa juga kamu peroleh secara alami dari kandungan buah-buahan seperti buah jeruk, buah stroberi, dan masih banyak lagi. Mengkonsumsi vitamin C secara rutin akan memastikan keutuhan vitamin C dalam tubuh terpenuhi, yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan fungsi sistem imun dalam tubuh.

Itulah beberapa hal yang dapat kamu kerjakan agar kesehatan diri dan keluarga tetap terjaga walaupun dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung. Karena mencegah itu tetap lebih baik dari pada mengobati, maka jagalah kesehatan diri dan keluargamu sedini mungkin. Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Do Not Be Ashamed of Your Past: Focus on Growth, Not Comparison

There is a silent burden many people carry: shame from the past. Mistakes. Poor decisions. Moments of weakness. Failures that still echo in memory. We replay them. We judge ourselves. We wonder how different life would be if we had chosen differently. But here is a truth supported both by psychology and lived human experience: Your past is a chapter — not the whole book. Shame vs. Growth Researcher BrenĂ© Brown , known for her work on vulnerability and shame, explains that shame says, “I am bad,” while guilt says, “I did something bad.” That difference is powerful. Shame attacks identity. Guilt guides correction. In her book Daring Greatly , she emphasizes that growth becomes possible when we separate our worth from our mistakes. If you believe you are your failure, you stop trying. But if you believe you simply made a mistake, you can learn. You are not your worst decision. The Past Is Data, Not Identity Psychologically, reflection is one of the strongest tools for i...

Q&A Quarter Life Crisis

Hallo Bels Apa kabar? Selamat bertemu kembali di minggu malam bermanfaat *macam penyiar radio. Semoga kamu selalu diberikan kesehatan dan nama baik di nikmat umurmu saat ini. Hari ini seperti biasa kita akan bahas hal bermanfaat lainnya yang mudah-mudahan bisa membantu segala permasalahan dalam hidupmu. Kali ini kita akan membahas tentang quarter life crisis, suatu fase yang kalau saya tidak salah menghitung tahun, fase tersebut sedang dirasakan oleh generasi 90an termasuk saya. Sebetulnya apa sih quarter life crisis itu? Apakah sifat cepat marah, kehilangan jati diri, resah gelisah, dan tiba-tiba mempertanyakan keberadaan diri kita di dunia ini sebenarnya untuk apa termasuk dalam quarter life crisis? *nah loh. Ini dia yang akan dibahas dalam diskusi kita kali ini bersama ahlinya. . Seperti biasa diskusi kita ini akan ditampilkan berupa pertanyaan dan jawaban yang sudah saya rangkum dari hasil diskusi. Namun yang berbeda kali ini pertanyaan dan tanggapan dari momod atau moderator ...

Bedah buku Aroma Karsa-Dewi 'Dee' Lestari

Review novelnya Dewi 'Dee' Lestari. Judul buku: Aroma Karsa Penulis: Dewi 'Dee' Lestari Penerbit: PT. Bentang Pustaka Terbit: Cetakan pertama, Maret 2018 ISBN: 978-602-291-4631 Genre: Misteri, petualangan (Fiksi) Tebal: xiv+710 halaman; 20 cm Harga; Rp. 125.000 Pengantar dan sinopsis Dari sebuah lontar kuno, Raras Prayagung mengetahui bahwa Puspa Karsa yang dikenalnya sebagai dongeng, ternyata tanaman sungguhan yang tersembunyi di tempat rahasia. Obsesi Raras memburu Puspa Karsa, bunga sakti yang konon mampu mengendalikan kehendak dan cuma bisa diidentifikasi melalui aroma, mempertemukannya dengan Jati Wesi. Jati memiliki penciuman luar biasa. Di TPA Bantar Gebang, tempatnya tumbuh besar, ia dijuluki si Hidung Tikus. Dari berbagai pekerjaan yang dilakoninya untuk bertahan hidup, satu yang paling Jati banggakan, yakni meracik parfum. Kemampuan Jati memikat Raras. Bukan hanya mempekerjakan Jati di perusahaannya, Raras ikut mengundang Ja...