Langsung ke konten utama

Al Hajj (Haji)-3

Qur'an journaling




Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah ke haribaan Rasulullah s.a.w., keluarganya serta para sahabatnya. Wa Ba'du.

-

Haji, manasiknya dan syi'arnya

(Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku' dan sujud.)
(QS. Al Hajj: 26)

(Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus* yang datang dari segenap penjuru yang jauh.)
(QS. Al Hajj: 27)

*"unta yang kurus" menggambarkan jauh dan sukarnya yang ditempuh oleh jamaah haji.

(Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan* atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak**. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir.
(QS. Al Hajj: 28)

*"Hari yg ditentukan" ialah hari raya haji tasyriq, yaitu 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
**yang dimaksud dengan binatang ternak di sini ialah binatang-binatang yang termasuk jenis unta, lembu, kambing, dan biri-biri.

-

Hadist yg bersangkutan:

Riyadus Salihin; Seruan untuk melaksanakan Haji.

Dari Abu Hurairah Ra., dia berkata, "Rasulullah Saw. menyampaikan khutbah kepada kami seraya bersabda, "Wahai sekalian manusia, Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk menunaikan ibadah haji. Karena itu, tunaikanlah ibadah haji". Kemudian seorang laki-laki bertanya, "Apakah setiap tahun, ya Rasulullah?" Beliau terdiam beberapa saat, hingga laki-laki itu mengulanginya hingga tiga kali. Maka beliaupun bersabda, "Sekiranya aku menjawab, 'Ya', niscaya akan menjadi kewajiban setiap tahun, dan kalian tidak akan sanggup melaksanakannya. Karena itu, terimalah apa yang aku beri apa adanya. Sesungguhnya orang-orang yang sebelum kamu binasa karena mereka banyak bertanya dan berselisih dengan para nabi-nabi mereka. Karena itu, bila aku perintahkan untuk mengerjakan sesuatu, laksanakanlah semampunya, dan apabila aku larang kalian mengerjakan sesuatu, maka hentikanlah segera." (HR Muslim). (Dr. Mustafa Sa'id Al-Khin, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyadis Salihina, Juz 2, 1407 H/1987 M:894.

-

Refleksi:
Apabila mendengar dari seorang yg sudah melaksanakan ibadah haji, ada rasa rindu yg tercipta setelah melaksanakannya. Karena ibadah ini bukanlah sebuah perjalanan biasa yg ditempuh dengan jarak yg begitu jauhnya dari Indonesia ke Mekkah semata. Jutaan orang rela menunggu giliran untuk mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah ini, dan jutaan orang juga rela menabung begitu lamanya untuk ibadah ini. Perjalanan ibadah ini jelas sebuah panggilan. Karna perjalanan haji bukan hanya bagi yg mampu, tapi bagi yg merasa terpanggil.

Untuk saya pribadi yg belum mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji, ada perasaan ingin dan motivasi yg besar untuk berhaji. Ingin rasanya kelak bisa melaksanakan haji dengan keluarga kecil yg saya bina bersama pasangan. Cerita dari teman-teman yg sdh berkesempatan hadir ke tanah suci untuk berumroh menjadi lecutan motivasi. Mudah-mudahan kita (baca:siapapun yg membaca blog ini) bisa mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji. Aamiin.

-

Salam berproses dan bertumbuh 🙏 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manajemen Perubahan Korporat Holobiont: Ketika Perusahaan Tidak Lagi Dipandang sebagai Mesin

Di era disrupsi digital, perubahan perilaku konsumen, dan ketidakpastian ekonomi global, perusahaan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Banyak organisasi besar gagal bertahan bukan karena kekurangan modal, tetapi karena tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Selama puluhan tahun, perusahaan dipandang seperti mesin. Struktur dibuat hierarkis, keputusan terpusat, dan karyawan dianggap sebagai “alat produksi” untuk mencapai efisiensi. Namun pendekatan ini mulai kehilangan relevansi ketika dunia bisnis bergerak semakin cepat dan dinamis. Di sinilah muncul pendekatan baru yang dikenal sebagai Holobiont Organization atau organisasi holobiont. Konsep ini menawarkan cara pandang baru terhadap perusahaan: organisasi bukan mesin, melainkan organisme hidup yang bertumbuh melalui hubungan, kolaborasi, dan keterhubungan antar elemen di dalam maupun di luar perusahaan. Apa Itu Holobiont? Secara biologis, holobiont adalah kumpulan organisme yang hid...

Kalau saja aku mampu-Fiersa Besari

Puisi karya Fiersa Besari Marry me? via unplash Kalau saja aku mampu, sudah kukejar langkahmu agar kita dapat berjalan berdampingan. Kalau saja aku mampu, sudah kuhiasi hari-harimu dengan penuh senyuman. Kalau saja aku mampu, sudah kutemani dirimu saat dirundung kesedihan. Kalau saja aku mampu, sudah kupastikan bahwa aku pantas untuk kau sandingkan. Kalau saja aku mampu, sudah kubalikkan waktu agar saat itu tak jadi mengenalmu. Kalau saja aku mampu, sudah kuarungi hariku tanpa harus memikirkanmu. Kalau saja aku mampu, sudah kutarik jiwaku yang ingin berada di sebelahmu. Kalau saja aku mampu, sudah kuminta hatiku agar berhenti merasakanmu. Tapi, aku mampu untuk memandangimu dari kejauhan tanpa pernah berhenti mendoakan. Aku juga mampu menjadi rumah untukmu, menunggumu yang tak tahu arah pulang. Sungguh aku mampu merindukanmu tanpa tahu waktu, tanpa sedikitpun alasan. Untukmu, aku mampu. Karena kau pantas dengan semua pengorbanan. " Rasa yang tidak t...

Memilikimu-Tere Liye

Sepetik karya Tere Liye Sunset via unplash Aku mencintai sunset. Menatap kaki langit, ombak berdebur. Tapi aku tidak pernah membawa pulang matahari ke rumah. Kalaupun itu bisa kulakukan, tetap tidak akan kulakukan. Aku menyukai bulan, entah itu sabit, purnama, tergantung di langit sana. Tetapi aku tidak akan pernah memasukkannya ke dalam ransel. Kalaupun itu mudah kulakukan, tetap tidak akan kulakukan. Aku menyayangi sebuah mawar, berbunga warna-warni mekar semerbak. Tapi aku tidak akan memotongnya, meletakkannya di kamar, tentu bisa kulakukan apa susahnya. Namun tidak akan kulakukan. Aku mengasihi kunang-kunang, terbang mendesing kerlap kerlip di atas rerumputan yang gelap. Tapi aku tidak akan menangkapnya di botolkan menjadi penghias di meja makan. Tentu masuk akal dilakukan, pakai perangkap. Namun tidak akan pernah kulakukan. Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini. Yang jika kita cinta, bukan lantas harus memiliki. Ada banyak sekali jenis suka, kasih dan sayang...