Langsung ke konten utama

Muqaddimah Al Mulk (Kerajaan)

Qur'an Journaling




Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah ke haribaan Rasulullah s.a.w., keluarganya serta para sahabatnya. Wa Ba'du.

-

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makiyyah, diturunkan sesudah surat Ath Thuur.

Nama "Al Mulk" diambil dari kata "Al Mulk" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya kerajaan atau kekuasaan. Dinamai pula surat ini dengan "Tabaarak" (Maha Suci).

Pokok-pokok isinya:
Hidup dan mati ujian bagi manusia; Allah menciptakan langit berlapis-lapis dan semua ciptaan-Nya mempunyai keseimbangan; perintah Allah untuk memperhatikan isi alam semesta; azab yang diancamkan kepada orang-orang kafir; dan janji Allah kepada orang-orang mu'min; Allah menjadikan bumi sedemikian rupa hingga mudah bagi manusia untuk mencari rezki; peringatan Allah kepada manusia tentang sedikitnya mereka yang bersyukur kepada ni'mat Allah.

-

Salam berproses dan bertumbuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Patience in Ramadan

Ramadan is often described as a month of restraint, holding back hunger, thirst, and desires. But beyond the physical, it is a profound exercise in patience. It teaches us to pause, to endure, and to remain grounded even when things don’t go as planned. In leadership, this lesson becomes even more meaningful. A leader is not only responsible for results, but also for people. And people change. Teams evolve. Some stay, some leave, some grow, and others struggle. In the middle of this constant movement, a leader faces one of the hardest tests: staying committed to the vision while everything else feels temporary. This is where patience becomes a form of strength. Ramadan reminds us that not everything is instant. Just like fasting from dawn to sunset, progress in leadership is often unseen in the moment. It requires consistency, discipline, and faith in the process. A leader who understands this does not rush decisions out of frustration, nor lose direction when the team shifts. Ins...

Memilikimu-Tere Liye

Sepetik karya Tere Liye Sunset via unplash Aku mencintai sunset. Menatap kaki langit, ombak berdebur. Tapi aku tidak pernah membawa pulang matahari ke rumah. Kalaupun itu bisa kulakukan, tetap tidak akan kulakukan. Aku menyukai bulan, entah itu sabit, purnama, tergantung di langit sana. Tetapi aku tidak akan pernah memasukkannya ke dalam ransel. Kalaupun itu mudah kulakukan, tetap tidak akan kulakukan. Aku menyayangi sebuah mawar, berbunga warna-warni mekar semerbak. Tapi aku tidak akan memotongnya, meletakkannya di kamar, tentu bisa kulakukan apa susahnya. Namun tidak akan kulakukan. Aku mengasihi kunang-kunang, terbang mendesing kerlap kerlip di atas rerumputan yang gelap. Tapi aku tidak akan menangkapnya di botolkan menjadi penghias di meja makan. Tentu masuk akal dilakukan, pakai perangkap. Namun tidak akan pernah kulakukan. Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini. Yang jika kita cinta, bukan lantas harus memiliki. Ada banyak sekali jenis suka, kasih dan sayang...

When You Fall, Don’t Be Ashamed to Stand Again

There are seasons in life when we feel unworthy. Unworthy of love. Unworthy of forgiveness. Unworthy even of trying again. We tell ourselves: “I should be better by now.” “I keep making the same mistakes.” “Maybe I’m just not good enough.” But what if falling is not proof of failure, what if it is proof that you are still learning? The Child Learning to Walk Imagine a small child learning to walk toward their mother. One step. Then a fall. Another step. Another fall. Would a loving mother become angry? Would she say, “You failed again”? No. She would run toward the child. She would kneel down. She would open her arms wide. She might even tear up not from disappointment, but from overwhelming love and encouragement. Every fall does not reduce her love. It deepens her tenderness. Now imagine this truth expanded beyond human limits: The Source of Life, however you understand or name it carries a love greater than any parent’s love. If human compassion is already ...