Langsung ke konten utama

Diskusi: Perbedaan stress dan depresi

Siapa diantara kalian yang pernah merasakan yang namanya stress? Atau ada diantara kalian yang pernah merasa depresi tentang hal-hal yang terjadi dalam hidup kalian akhir-akhir ini. Jadi apa sebenarnya stress dan depresi itu sih, apa keduanya sama atau malah berbeda? Nah dibahasan diskusi kali ini saya mau berbagi tentang perbedaan stress dan depresi yang tentunya akan dijawab oleh ahlinya.  Edisi diskusi kali ini masih lanjutan dari edisi diskusi sebelumnya tentang mencintai diri sendiri dan diskusi kali ini juga diambil dari forum diskusi grup whatsapp berupa pertanyaan dan jawaban oleh narasumber. Yuk, saksikan!

..

Stress vs depresi via Instagram
Nah ini dia narasumber kita dalam diskusi kali ini:

*Biodata Bomber*(narasumber)

*Nama Lengkap 🧕🏻:* fitriany juhari,M.Psi.,Psikolog

*Panggilan 🧕🏻 :* Fitri

*Ttl 🏡 :* purwakarta, 28 April 1990

*Pekerjaan 👨🏻‍💻:* psikolog

*Tempat tinggal/domisili :* depok

*Instagram/line/facebook📲 :* @gehujuhe

*Hal yang harus orang tahu tentang love your self :* kekuatan diri sendiri bahkan dari hal yang kecil sekalipun.

..

Sebelum ke sesi tanya jawab, yuk kita kenali dulu pengertian dari stress dan depresi, sudah tahu kan kalau keduanya berbeda? Ini dia.

Stres merupakan reaksi fisik dan mental yang natural terhadap pengalaman hidup sehari-hari. Biasanya ada ketegangan fisik (berupa pusing, sesak nafas, ruam-ruam, sakit kepala) atau psikologis (sulit konsentrasi dll). Jadi identifikasinya bisa dari situ. Biasanya stress muncul karena adanya perubahan beban/situasi dimana perubahan tersebut diluar kapasitas diri kita biasanya. Misalnya, menjelang ujian yang materinya super banyak mendadak kita jadi mules, sesak nafas, susah konsentrasi, gak bisa tidur.. itu menandakan kita sedang berada dalam situasi stress.

Sedangkan depresi, secara umum gejala yang muncul adalah : perasaan sedih, teriritasi, low mood yang konsisten menetap dalam jangka waktu minimal 2 minggu. Selain itu juga muncul keengganan untuk menjalani kehidupan sehari - hari. Ketika depresi, individu jadi tidak bisa berfungsi. Seringkali menarik diri dan ada kecenderungan untuk bunuh diri.

..

Kita masuk ke sesi tanya jawab ya, yuhuu!

Pertanyaan (01)
Selamat malam kak, apakah rasa insecure yg berlebihan itu merupakan indikasi depresi / mental illness? Beberapa bulan terakhir ini saya merasa sangat insecure, baik soal fisik akademik dll. Dan selalu membuat saya sendiri tidak nyaman dan tdk percaya diri dlm beraktifitas..
Rasa insecure tersebutlah yg membuat mood saya mudah berubah. Ada saat dimana rasanya sedih sekali tanpa sebab.. rasanya susah sekali dijelaskan, apalagi semisal curhat sm teman dll pun Saya yakin Hal tersebut sangatlah dianggap sepele. Bagaimana ya untuk membantu mengatasi rasa insecure itu.

Jawab
Malam, setiap orang pasti punya sesuatu yang mereka gak sukai; sesuatu yg menyebabkan kita merasa malu, merasa insecyre atau merasa gak cukup baik. Dan hal tersebut wajar, karena kita teh manusia yg gak sempurna dengan beragam pengalaman hidup. Hanya saja, ketika berlebihan bisa mengganggu kesehatan mental kita. Sehingga penting bagi kita menyayangi diri sendiri. Menerima segala hal kekurangan diri, menerima beragam issu (dlm hal ini soal fisik dan akademik) yg membuat kita merasa buruk/kecil. Dengan kesadaran bahwa kita gak sempurna, kita harus imbang sama diri sendiri. Bahwa ada bagian diri kita juga yang baik. Dan diri kita gak berhak dihakimi sedemikian rupa (oleh diri kita sendiri). Mengatasi insecuritas salah satunya bisa dengan mengembangkan self-compassion. Dengan menyayangi diri sendiri.

Kita bisa cek level self cimpassion kita di https://self-compassion.org

..

Pertanyaan (02)
Misal nih kalau kita seorang workaholic yg kalau (menurut saya sebagai orang awam) justru saat kita berhenti atau mengurangi jam kerja justru akan stress, dan bagaimana trik biar seorang workaholic bisa lebih nggak kawatir ketika meninggalkan atau mengurangi pekerjaannya  sementara waktu...?? Biasanya ini tuntutan keluarga biar nggak kerja terus... padahal kita jauh lebih happy dari pada waktu do nothing..

Jawab
Ini mungkin perlu dilihat kembali, apa yg membuat khwatir ketika mengurangi pekerjaan.. Hidup yang sehat tentu sj hidup seimbang. Termasuk seimbang antara bekerja dan keluarga..
Lain halnya kalau keluarga sumber stressor, bisa jadi bekerja merupakan salah satu cara menghindari perasaan tidak nyaman saat bersama keluarga. Agar tidak khawatir, cari sumber kekhawatirannya lalu atasi. Kalau kita malah stress ga ada kerjaan, bgmn? Ya kerja aja, selama hak org lain atas kita juga terpenuhi. Misal ada orgtua, selama hak orgtua atas diri kita sdh terpenuhi ya tdk apa-apa bekerja ssuai kemampuan kita.

..

Pertanyaan (03)
Kebetulan saya ini ppd (post partum depression) sdh pernah ke psikiater tp blm dpt hasil memuaskan, kira2 disaat emosi saya meluap apa yg bs sy lakukan untuk mengurangi nya?bagaimana agar emosi sy terus stabil, terima kasih

Jawab
Cari profesional lain yg bisa bantu. Selain farmakoterapi, bisa diiringi dengan psikoterapi/ terapi-terapi lain yg ssuai agar emosi lebih stabil. Ini beberapa hal yg mungkin dapat dilakukan :
1. Latih identifikasi emosi shingga kita tau tanda-tanda dini emosi kita mulai meluap. Ketika tanda tsb muncul kita bisa coba kendalikan dgn teknik2 relaksasi tttu.
2. Latihan relaksasi. Ada beragam teknik, yg paling mudah dilakukan adl deep breathing.
3. Cari dukungan org terdekat yg kita percaya
4. Bersabar dgn proses diri sendiri. Walaupun naik-turun selama kita ttp berusaha dan ada keinginan tuk lebih baik, insyaAllah ada jalan.

Sy selalu ingat bahwa _"setiap ada kemauan pasti ada jalan. Kalau gak nemu jalan, buat kemauan baru. Karena setiap ada kemauan pasti ada jalan."_

..

Pertanyaan (04)
Izin bertanya, apakah depresi pada orang tua bisa menurun kepada anak secara genetika?
Juga apakah overthinking yg menyebabkan gangguan tidur dan perubahan emosi yg tinggi hingga menyebabkan sakit kepala yg parah, juga disebut depresi atau masih tergolong stress? bagaimana cara mengatasi hal tersebut ?

Jawab
Individu dengan riwayat keluarga ada yg mengalami depresi lebih rentan juga mengalami depresi. Artinya, ada kontribusi genetik. Tapi kemudian lingkungan, gaya hidup, pola kita mengatasi situasi tidk nyaman juga berpengaruh pd muncul/tdknya depresi.
Utk overthingking yg sbbkan gangguan tidur serta perubahan emosi bisa sj karena stress kronik. Segera atasi, jika sulit mengatasi sndiri bisa minta bantuan profesional. Jgn tunda-tunda krna semakin lama kondisi tsb kita alami semakin lama jg waktu yg dibutuhkan utk mengatasinya.

..

Pertanyaan (05)
Kalau misalkan kita sering berimajinasi ttng orang2 yg ada disektar kita, bahkan gk pernah ada dikehidupan nyata. Bukan hnya itu, kita seakan2 berbicara sama merka dan bebas mengekspresikn diri. Yg mungkin di dunia nyata kita gk bisa seperti itu.

Utk kasus yg seprti ini termasuk strees atau depresi atau ada nama lain?

Jawab
Ini bisa jadi salah satu strategi pertahanan diri kita untuk mengatasi hal-hal yang tidak nyaman yg kita alami. Dalam kadar tertentu baik, dan akan jauh lebih baik kalau ekspresi2 tsb disampaikan langsung di dunia nyata dgn bahasa santun srta tdk menyakiti org lain.

..

Pertanyaan (06)
Ini gabungan dari beberapa pertanyaan yg nanya gejala ini indikasi stress atau nggak dari gejala berikut

Kalo sering mimpi itu apa indikasi stress?

sy termasuk orang yg tidur bentar aj mimpi, semalam tu bisa mimpi panjang dan bisa bersambung, saking seringnya mimpi sy jg kdg bs mengendalikan mimpi dan ,

saya ingin bertanya,,apakah saat ilusi berbicara sendiri itu tergolong ke stress atau depresi? Klau memang benar ,,apakah tindakan yg harus dilakukan? Terimaksih😊😊😊

Jawab

Dalam kondisi stress bbrpa orang memang mengalami mimpi berkaitan dgn stressor nya. Misalnya jelang ujian, saking kepikirannya dia mimpi ujian.

Kalau dilihat dr kriteria diganosis, mimpi tdk disebut sbg gejala depresi. Gejala umum depresi adl perasaan sedih, kosong, teriritasi terus menerus. (lengkapnya ada di materi)

Utk yg ilusi bicara sendiri mungkin bs diperjelas dulu maksudnya bgmn.. Apakah bergumam atau seolah2 ada yg diajak bicara sprti halusinasi?

..

Pertanyaan (08)
Sedikit menanggapi pernyataan bomber"
Saya menangkap antara depresi dan stres itu suatu konsep yg berbeda (mohon luruskan y klu salah) sedangkan yg saya pahami saat ni merujuk k pendapat atkinson bahwa depresi itu akibat dari respon atau reakai stres negatif yg tidak terkendali... Mohon penjelasanya

Jawab
Ada perbedaan yg mendasar antara depresi dan stres. Namun, seperti sblmnya sy sampaikan, stress yg tidk ditangani dgn baik (atau reaksi stress negatif yg tdk dikendalikan) dapat mengarah pd gangguan depresi. Ssuai dgn yg dikemukakan atkinson.

..

Pertanyaan kode (09)
Saya sering sekali insomnia. Bahkan hingga bulanan sy tidur lebih dari jam 3 pagi. Enggan melakukan apapun atau bertemu dgn org dan beberapa kali terfikir untuk bunuh diri. Saya sudah melakukan konsultasi pada psikolog. Tetapi psikolog sy tidak pernah mengatakan bahwa saya depresi ataupun sebaginya. Nah, yang menjadi pertanyaan saya, apakah saya depresi atau hanya stres biasa saja? Terima kasih, Kak.

Jawab
Haloo, kamu bisa konsultasikan langsung ke psikolog mu ya. Yg penting dr sesi pertemuan dgn psikolog/profesional lain adalah progress diri yg kamu rasa lebih baik..take care ya😉

..

Nah kita masuk ke closing statement ya:

Terimakasih sdh berkenan menyimak dan bertanya..mudah-mudahan diskusi ini meningkatkan awareness kita thdp kesehatan mental, shngga kita bisa sama-sama jaga kesehatan diri dan orang2 sekitar kita.
Selamat malam, selamat istirahat ya semuanya!

..

Itu dia diskusi kita malam hari ini yang saya rangkum dari percakapan di grup whatsapp. Dari tanya jawab di atas kita bisa simpulkan bahwa stress dan depresi itu adalah dua hal yang berbeda namun sama-sama berbahaya untuk diri kita apabila dibiarkan begitu saja. Kalau menurut saya pribadi, penanganan stress dan depresi yang paling penting adalah cara mencegahnya sih dibanding mengobati. Budayakan berfikir positif setiap harinya dan hindari membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Semoga bahasan kali ini bermanfaat, ya!

Salam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manajemen Perubahan Korporat Holobiont: Ketika Perusahaan Tidak Lagi Dipandang sebagai Mesin

Di era disrupsi digital, perubahan perilaku konsumen, dan ketidakpastian ekonomi global, perusahaan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Banyak organisasi besar gagal bertahan bukan karena kekurangan modal, tetapi karena tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Selama puluhan tahun, perusahaan dipandang seperti mesin. Struktur dibuat hierarkis, keputusan terpusat, dan karyawan dianggap sebagai “alat produksi” untuk mencapai efisiensi. Namun pendekatan ini mulai kehilangan relevansi ketika dunia bisnis bergerak semakin cepat dan dinamis. Di sinilah muncul pendekatan baru yang dikenal sebagai Holobiont Organization atau organisasi holobiont. Konsep ini menawarkan cara pandang baru terhadap perusahaan: organisasi bukan mesin, melainkan organisme hidup yang bertumbuh melalui hubungan, kolaborasi, dan keterhubungan antar elemen di dalam maupun di luar perusahaan. Apa Itu Holobiont? Secara biologis, holobiont adalah kumpulan organisme yang hid...

Kalau saja aku mampu-Fiersa Besari

Puisi karya Fiersa Besari Marry me? via unplash Kalau saja aku mampu, sudah kukejar langkahmu agar kita dapat berjalan berdampingan. Kalau saja aku mampu, sudah kuhiasi hari-harimu dengan penuh senyuman. Kalau saja aku mampu, sudah kutemani dirimu saat dirundung kesedihan. Kalau saja aku mampu, sudah kupastikan bahwa aku pantas untuk kau sandingkan. Kalau saja aku mampu, sudah kubalikkan waktu agar saat itu tak jadi mengenalmu. Kalau saja aku mampu, sudah kuarungi hariku tanpa harus memikirkanmu. Kalau saja aku mampu, sudah kutarik jiwaku yang ingin berada di sebelahmu. Kalau saja aku mampu, sudah kuminta hatiku agar berhenti merasakanmu. Tapi, aku mampu untuk memandangimu dari kejauhan tanpa pernah berhenti mendoakan. Aku juga mampu menjadi rumah untukmu, menunggumu yang tak tahu arah pulang. Sungguh aku mampu merindukanmu tanpa tahu waktu, tanpa sedikitpun alasan. Untukmu, aku mampu. Karena kau pantas dengan semua pengorbanan. " Rasa yang tidak t...

Memilikimu-Tere Liye

Sepetik karya Tere Liye Sunset via unplash Aku mencintai sunset. Menatap kaki langit, ombak berdebur. Tapi aku tidak pernah membawa pulang matahari ke rumah. Kalaupun itu bisa kulakukan, tetap tidak akan kulakukan. Aku menyukai bulan, entah itu sabit, purnama, tergantung di langit sana. Tetapi aku tidak akan pernah memasukkannya ke dalam ransel. Kalaupun itu mudah kulakukan, tetap tidak akan kulakukan. Aku menyayangi sebuah mawar, berbunga warna-warni mekar semerbak. Tapi aku tidak akan memotongnya, meletakkannya di kamar, tentu bisa kulakukan apa susahnya. Namun tidak akan kulakukan. Aku mengasihi kunang-kunang, terbang mendesing kerlap kerlip di atas rerumputan yang gelap. Tapi aku tidak akan menangkapnya di botolkan menjadi penghias di meja makan. Tentu masuk akal dilakukan, pakai perangkap. Namun tidak akan pernah kulakukan. Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini. Yang jika kita cinta, bukan lantas harus memiliki. Ada banyak sekali jenis suka, kasih dan sayang...